Mandiri Center Stroke and Neuro Rehabilitation, merupakan pusat restorasi dan rehabilitasi pasca stroke, traumatic injury, dan problem neuromuscular lainnya dengan konsep pendekatan “LEAN TREATMENT”, dengan lokasi yang tepat dan efektif untuk memulihkan fungsi fisik dan psikososial pasca stroke, traumatic brain injury, dan karena problem neuro lainnya.Lean Treatment adalah treatment yang fokus pada tindakan–tindakan paling efektif untuk mencapai hasil yang optimal dan menghilangkan tindakan atau proses yang kurang memberi nilai tambah.
Sistem layanan MCS,
1.
Registrasi
2.
Assessment / identifikasi problematika pasien
dan penentuan rencana tindakan terapi yang dilakukan oleh:
·
Dokter
spesialis
·
Terapis : Physiotherapy, Occupational Therapy, Speech
theapy
·
Psikolog
(bagi yang membutuhkan)
3.
Treatment
·
Pada
fase awal kedatangan, pasien wajib menyelesaikan program terapi selama 12 x
berturut-turut, kemudian pasien akan mendapatkan hasil evaluasi atau progress
report dari dokter dan terapis. Progress report tersebut sebagai acuan untuk
jumlah kedatangan pasien untuk menjalani teratment.
üPasien yang
progress akan dianjurkan untuk menjalani treatment 5-6 kali dalam seminggu,
bertujuan untuk kemajuan perkembangan pasien.
üPasien maintenance akan dianjurkan untuk menjalani
treatment selama 2-3 kali dalam seminggu
·
Evaluasi (progres report) + Evaluasi berkala (1
bln, 2 bln, 3 bln, dst.)
Assessment
- DOKTER
Dokter bertugas untuk mengidentifikasi kondisi neurologi dan
umum pasien,
mencakup :
v
Faktor
resiko pasien (hasil cek laboratorium, cek tekanan darah, dll)
v
Precaution
(hal-hal yang penting untuk diperhatikan)
v
Status
klinis neurologi pasien (penentuan topis lesi) dan pemeriksan lanjutan dan kemudian mengkomunikasikan kepada
terapis untuk terapi yang efektif,efisien dan aman
Dokter
bertanggung jawab untuk :
v
Monitoring dan
memberikan tindakan medis kepada pasien sehubungan
dengan kondisi umum, neurologi, dan faktor resiko, sehingga menunjang program terapi optimal
v
Menentukan
obat–obatan yang berhubungan dengan status klinis pasien.
- FISIOTERAPIS, bertugas untuk mengidentifikasi :
v
Musculoskeletal & Neuromuscular
v
Balance Postural Control (BPC), jalan
(mobilitas)
v
Problem fisik lainnya (nyeri, ruang gerak sandi, dll.)
Fisioterapi bertanggung jawab
untuk:
v Normalisasi struktur rangka otot & ruang
gerak sendi
v Stimulasi
dan fasilitasi tonus dan kekuatan otot lower extremity untuk adequet (normal)
v Stimulasi
dan fasilitasi keseimbangan dan koordinasi
keseimbangan dan koordinasi gerak
v Pembelajaran
dan pengembangan kemampuan berjalan (kualitas dan kuantitas)
v Pengembangan
kapasitas fisik & endurance
(daya tahan)
v Pain
management
- OKUPASI TERAPIS, bertugas untuk mengidentifikasi :
v
Kesadaran, kognitif
v
Upper extremity function
v
Kemampuan aktivitas fungsional (ADL,
productivity, & leisure)
Okupasi Terapi bertanggung
jawab untuk:
v
Stimulasi dan fasilitasi awarness & cognitive
v
Stimulasi dan fasilitasi upper extremity (tonus, kekuatan, koordinasi & fungsi)
v
Pengembalian aktivitas fungsional (ADL, Productivity, & Leisure)
v
Occupational
Therapy Stimulation
o
AWARENESS & AROUSAL
§
Perangsangan
multi indra ditujukan meningkatkan kesadaran dan fungsisensoris dari penglihatan, penciuman,perasa, pendengaran vestibular
serta alertness sehingga pasien punya motivasi dan gairah untuk
melakukan proses terapi
o
UPPER EXTREMITY & HAND FUNCTION
§
Stimulasi, fasilitasi
dan re-learning bagian tangan mampu kembali bergerak, berkoordinasi dan mampu
melakukan aktifitas kembali
o
PERCEPTUAL MOTOR SKILL
§
Vestibular system stimulation
§
Sensory motor integration
- TERAPIS WICARA, bertugas untuk mengidentifikasi :
v
Memory
v
Verbal,
non verbal, kemampuan menelan, respirasi
v
Kemampuan
sernsory penglihatan, pendengaran,
taktil
v
Struktur
dan fungsi oral motor
v
Kemampuan
ekspresif, reseptif
Terapi Wicara bertanggung
jawab untuk:
o
Menjelaskan permasalahan oral motor, suara,
irama, bahasa reseptif & ekspresif, dan kelancaran menelan
o
Stimulasi oral motor & stimulasi menelan
o
Latihan
suara, latihan irama kelancaran & latihan pernafasan
o
Memory training
Fasilitas pendukung:
o
Face massager
o
Oral motor kit
o
Spirometer
o
Cards
o
Mic, DVD, Speaker
o
Dll.
MANDIRI CARE PROGRAM
- HEALTH PASPORT
Adalah upaya komprehensif dan sistematis
Mandiri Center untuk mencegah terjadinya stroke
berulang melalui monitoring faktor
resiko,pola, dan gaya
hidup secara teratur dan berkesinambungan.
Health passport team:
Kelurga,terapis dan dokter spesialis
Kelurga,terapis dan dokter spesialis
untuk bekerja sama menciptakan pola piker
sehat dan gaya hidup sehat bagi pasien dan keluarganya
- Communication Social & Interaction
Program (CSIP)
CSIP adalah program terapi yang ditujukan
untuk peningkatan dan pengembangan kemampuan komunikasi dan ineraksi
sosial pasien melalui pembelajaran kognitif, psikologi dan fisik pada forum yang terstruktur dan sistematis, yaitu:
CSIP
merupakan program yang di desain untuk persiapan penderita pasca stroke kembali dalam lingkungan
sosialnya.
- Psycho Physical Challange (PCC)
PPC merupakan program pengembangan kemampuan fungsi fisik &
psikologi pasien untuk mampu melakukan aktifitas tanpa dibatasi oleh tempat
atau lingkungan tertentu
serta mampu pergi dan beraktifitas dimana saja secara mandiri.
Jenis program terapi meliputi:
•
Pengembangan & optimalisasi
kemampuan jalan (Sport center, Mall, Tempat wisata)
•
Bersepeda
•
Belanja bersama
- Home Assesment
Adalah
sebuah program untuk mengkaji aspek ergonomi dan kebiasaan pasien di rumah dan
lingkungan sekitar rumah guna mendukung kemandirian pasien dan mendukung
program terapi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar