Senin, 31 Agustus 2015

STROKE CENTER JAKARTA - Mandiri Center Stroke and Neuro Rehabilitation

Mandiri Center Stroke and Neuro Rehabilitation, merupakan pusat restorasi dan rehabilitasi pasca stroke, traumatic injury,  dan problem neuromuscular lainnya dengan konsep pendekatan “LEAN TREATMENT”, dengan lokasi yang tepat dan efektif untuk memulihkan fungsi fisik dan psikososial pasca stroke, traumatic brain injury, dan karena problem neuro lainnya.Lean Treatment adalah treatment yang fokus pada tindakan–tindakan paling efektif untuk mencapai hasil yang optimal dan menghilangkan tindakan atau proses yang kurang memberi nilai tambah.


Sistem layanan MCS,

1.       Registrasi
2.       Assessment / identifikasi problematika pasien dan penentuan rencana tindakan terapi yang dilakukan oleh:
·         Dokter spesialis
·         Terapis  : Physiotherapy, Occupational Therapy, Speech theapy
·         Psikolog (bagi yang membutuhkan)

3.       Treatment
·         Pada fase awal kedatangan, pasien wajib menyelesaikan program terapi selama 12 x berturut-turut, kemudian pasien akan mendapatkan hasil evaluasi atau progress report dari dokter dan terapis. Progress report tersebut sebagai acuan untuk jumlah kedatangan pasien untuk menjalani teratment.
üPasien yang progress akan dianjurkan untuk menjalani treatment 5-6 kali dalam seminggu, bertujuan untuk kemajuan perkembangan pasien.
üPasien maintenance akan dianjurkan untuk menjalani treatment selama 2-3 kali dalam seminggu
·         Evaluasi (progres report) + Evaluasi berkala (1 bln, 2 bln, 3 bln, dst.)

Assessment

  •  DOKTER

             Dokter bertugas untuk mengidentifikasi kondisi neurologi dan umum pasien, mencakup :
v  Faktor resiko pasien (hasil cek laboratorium, cek tekanan darah, dll)
v  Precaution (hal-hal yang penting untuk diperhatikan)
v  Status klinis neurologi pasien (penentuan topis lesi) dan pemeriksan lanjutan dan kemudian mengkomunikasikan kepada terapis untuk terapi yang efektif,efisien dan aman
Dokter  bertanggung jawab untuk :
v  Monitoring dan memberikan tindakan medis kepada pasien sehubungan  dengan kondisi umum, neurologi, dan faktor resiko, sehingga menunjang program terapi optimal
v  Menentukan obat–obatan yang berhubungan dengan status klinis pasien.

  •        FISIOTERAPIS, bertugas untuk mengidentifikasi :

v  Musculoskeletal & Neuromuscular
v  Balance Postural Control (BPC), jalan (mobilitas)
v  Problem fisik lainnya (nyeri, ruang gerak sandi, dll.)
Fisioterapi bertanggung jawab untuk:
v  Normalisasi struktur rangka otot & ruang gerak sendi
v  Stimulasi dan fasilitasi tonus dan kekuatan otot lower extremity untuk adequet  (normal)
v  Stimulasi dan fasilitasi keseimbangan dan koordinasi  keseimbangan dan koordinasi gerak
v  Pembelajaran dan pengembangan kemampuan berjalan (kualitas dan kuantitas)
v  Pengembangan kapasitas fisik & endurance (daya tahan)
v  Pain management





  •    OKUPASI TERAPIS, bertugas untuk mengidentifikasi :

v  Kesadaran, kognitif
v  Upper extremity function
v  Kemampuan aktivitas fungsional (ADL, productivity, & leisure)
Okupasi Terapi bertanggung jawab untuk:
v  Stimulasi dan fasilitasi awarness & cognitive
v  Stimulasi dan fasilitasi upper extremity (tonus, kekuatan, koordinasi & fungsi)
v  Pengembalian aktivitas fungsional (ADL, Productivity, & Leisure)
v  Occupational Therapy Stimulation
o   AWARENESS & AROUSAL
§  Perangsangan multi indra ditujukan meningkatkan kesadaran dan fungsisensoris dari penglihatan, penciuman,perasa, pendengaran vestibular serta alertness sehingga pasien punya motivasi dan gairah untuk melakukan proses terapi
o   UPPER EXTREMITY & HAND FUNCTION
§  Stimulasi, fasilitasi dan re-learning bagian tangan mampu kembali bergerak, berkoordinasi dan mampu melakukan aktifitas kembali
o   PERCEPTUAL MOTOR SKILL
§  Vestibular system stimulation
§  Sensory motor integration




  •     TERAPIS WICARA, bertugas untuk mengidentifikasi :

v  Memory
v  Verbal, non verbal, kemampuan menelan, respirasi
v  Kemampuan sernsory  penglihatan, pendengaran, taktil
v  Struktur dan fungsi oral motor
v  Kemampuan ekspresif, reseptif

Terapi Wicara bertanggung jawab untuk:
o   Menjelaskan permasalahan oral motor, suara, irama, bahasa reseptif & ekspresif, dan kelancaran menelan
o   Stimulasi oral motor & stimulasi menelan
o   Latihan suara, latihan irama kelancaran & latihan pernafasan
o   Memory training
Fasilitas pendukung:
o   Face massager
o   Oral motor kit
o   Spirometer
o   Cards
o   Mic, DVD, Speaker
o   Dll.

MANDIRI CARE PROGRAM

  •        HEALTH PASPORT


Adalah upaya komprehensif dan sistematis Mandiri Center untuk mencegah terjadinya stroke berulang melalui monitoring faktor resiko,pola, dan gaya hidup secara teratur dan berkesinambungan.

Health passport team:
Kelurga,terapis dan dokter spesialis
untuk bekerja sama menciptakan pola piker sehat dan gaya hidup sehat bagi pasien dan keluarganya

  •     Communication Social & Interaction Program (CSIP)


CSIP adalah program terapi yang ditujukan untuk peningkatan dan pengembangan kemampuan komunikasi dan ineraksi sosial pasien melalui pembelajaran kognitif, psikologi dan fisik pada forum yang terstruktur dan sistematis, yaitu:
*      Presentasi
*      Quis Interaktif
*      Diskusi/ Talk show
CSIP merupakan program yang di desain untuk persiapan penderita pasca stroke kembali dalam lingkungan sosialnya.

  •        Psycho Physical Challange (PCC)


PPC merupakan program pengembangan kemampuan fungsi fisik & psikologi pasien untuk mampu melakukan aktifitas tanpa dibatasi oleh tempat atau lingkungan tertentu serta mampu pergi dan beraktifitas dimana saja secara mandiri.
Jenis program terapi meliputi:
        Pengembangan & optimalisasi kemampuan jalan (Sport center, Mall, Tempat wisata)
        Bersepeda
        Belanja bersama

  •          Home Assesment


Adalah sebuah program untuk mengkaji aspek ergonomi dan kebiasaan pasien di rumah dan lingkungan sekitar rumah guna mendukung kemandirian pasien dan mendukung program terapi




 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar